April 2008


lima minggu sudah saya lalui jalan sunyi ini

Lima minggu sudah saya lakoni, meminjam istilah pak edi, jalan sunyi

‘wong kok senengane ndewe’ itu komentar teman saya tiap kali saya berlari. Maka gelar ‘cah ilang’, ‘eksklusif’ dst, dst pun disematkan pada saya. Padahal, demi allah! (ini tidak main2, huruf qosam, lho) tida pernah terlintas sedikitpun di benak saya untuk menyendiri, menyingkir dari peredaran ‘no one like to be alone’ kalo avril bilang. Jalan itu dating sendiri pada tanpa saya memanipulasi semesta. Hingga saat ini sudah tercatat dua kali saya harus minta ijin keluar sebelum kelas usai. Lho? Lho banget memang. (more…)

Temu Pembaca?

kita sampai di titik nadir

tapi bukan akhir

terbanglah

terbanglah

jika lelah, teman

jika lelah, kawan

ingatlah, bumi masih

bertanah

Puisi tanpa judul (jikapun ada judulnya ini murni karena ketidaktahuan saya) di atas dibawakan dengan mekso apik oleh Lilik Wiyono yang saat itu menjadi moderator, sebagai penutup dalam acara temu pembaca Edukasi, selasa 22 April 2008 kemarin. Acara yang sedianya diadakan sebagai ajang curhat, meluberkan semua uneg2, bahkan misuh pun boleh, untuk pembaca, ternyata malah menjadi ajang kumpul penulis dari masa ke masa. Bagaimana tidak, jika dari tiga lusinan mahasiswa (dan satu pembantu dekan) yang menghadiri acara tersebut, hanya tiga yang berpredikat pembaca, sisanya penulis, alias anggota Edukasi sendiri.

Agak kecewa melihat kenyataan ini. 100 lembar pamphlet kecil seukuran postcard dibagi dan 40 lembar pamphlet ukuran kertas A4 ditempel dan hasilnya demikian, (more…)

Rahasia itu datang dengan Rahasia

The Secret is completely islamic. saya pikir apa yang ada di dalamnya persis sama dengan versi 30 juz Al Qur’an -sekalipun saya belum mengerti sepenuhnya, hanya saja saya rasa ia punya spirit yang sama-. saya pikir bakal kaya apa, tapi, ya, not bad untuk sebuah keberuntungan.

sore itu mas Lilik yang cakep (soalnya saya ngga enak sama dia, supernova yang akar raib di tangan Lina dan yang Petir masih dikuasai Risma, takut dong, secara mba’ yang satu ini adalah direkturnya bengkel sastra, belum dikembalikan. padahal sudah hampir dua semester) datang terburu2 nyari2 mas Mufid dengan The Secret di tangan. ternyata yang dicari ngga ada. ngga tahu kenapa itu buku diestafetkan ke saya untuk disampaikan ke mas Mufid. saya baca semalaman disertai sms-an sama My Imaginer, makan tengah malam soalnya udah jam dua-an, dan mempersiapkan kegiatan lain yang emang ritual pagi hari saya. (more…)