Muskot ppmi di tangan kami (lagi) PPMI (perhimpunan pers mahasiswa Indonesia) bakal ngadain Muskot, alias Musyawarah Kota nanti tanggal 27 sampai 28 Maret. Itu artinya dua minggu lagi. Dan kemarin baru mengadakan rapat koordinasi pertama! Dahsyat, kan? Dua minggu, dan kami berani jamin bahwa acara bakal lancar, berlangsung bebas tanpa hambatan. Garansi uang kembali. Mintanya di ortu masing2. Terus usai rapat, nanya web-nya PPMI yang katanya di persma.org, ternyata pas dibuka ngga bisa. Pengen tau juga sih, blognya mas Nasrudin Al Andalusy, PU Justisia plus idolanya Mezzalena, hehe… lupa mo nanya. Grogi, ketemu mantan kakak kelas pas MA. Abis, beliaunya canggih bener!!! Face to face aja minder. Postulat siapa lo siapa gue menjadi judul di tiap pertemuan saya dengan beliau.Akhirnya rapat pun dimulai, biar saya datangnya agak telat, bareng mezza juga. OC (Organizing Commitee)nya dari IAIN WS lagi. Padahal dari Undip dah dari dulu calling bersiap sedia jadi OC. Dan akhirnya, karena ketuanya mas Edy Purnomo yang orang jepara itu juga anak IAIN WS, permintaan pun ditolak setelah meminta saran dari orang tua2 macam Mas Asep Dkk. Kenapa? Konon, jika sudah di pegang anak Undip, maka untuk kembali ke IAIN WS-nya sulit lit..lit! ini artinya apa? Superioritas ras atau apa ngga tau. Menurut saya, itu ya, cuma saingan nama.Nah dan saya masuk sie konsumsi. Baru kali pertama jadi juru masak untuk sekian ratus orang. Gimana nanti kerja kami? Tunggu tanggal mainnya. Maksudnya posting berikutnya.

Advertisements