Terakhir  

“teman saya datang ke badan penerjemah, sudah bayar 700 ribuan. Tapi hasilnya masih unreadable. Light Purple aja jadi ungu cerah”

“kan dah bener, bu’?”

“bener apanya, wong itu nama orang.” Glek!

“bonus kali bu’, kan udah bayar mahal.” Gerrr… 

Itu sekelumit cerita dari kuliah perdana translation-ny Bu Tar, selanjutnya disingkat BT. Bahwa translation itu sulit.Dan saya sukses memeberikan kesan yang paling berkesan. Setelah berhasil masuk telat setengah jam, sukses duduk di deret pertama lengkap tanpa membawa modul.

“Lima menit, maksimal kalian menerjemahkan teks halaman 1.”

Makasih, bu. Dan saya hanya bisa menikmati paket lengkap Trio Ye; hungry, thirsty, sweaty. jam tiga siang, bo!! dan hanya dapat logistik dari sarapan pagi! Setelah bereksperimen dengan berbagai macam gaya dan ekspresi, saya akhirnya memutuskan membuka binder halaman terakhir. Semoga ini bukan halaman terakhir saya masuk kelas BT

Advertisements