Heboh MUSMAJU

Lagi hebring pemilu kampus. Pesta demokrasi di kampus. Sekarang IAIN semarang mo punya hajatan demokrasi. Tapi menurut sumber yang bisa dipercaya, system kali ini beda. MUSMAJU. Dengan segala ketentuan yang konon dipegang kajur (ketua jurusan). Menurut Nay, reporter yang ditugasi membedah perubahan system, hal ini lumayan baik. “itung2 memberi tugas kajur yang selama ini ngga jelas ngapain kerjanya”. Pendapat ini mendapat sanggahan yang agak menyimpang. Bahwa jika semuanya harus atas persetujuan birokrasi kampus, maka hak mahasiswa untuk belajar demokrasi hilang. Verifikasi, ketentuan calon yang kudu punya IP minimal 3,25 mambuat pening aktipis kampus yang hobinya berpulitik ria. Hal ini menjadi hal biasa bagi Ela, “malah bagus, dong, masa pemimpin ngga bisa punya nilai yang lumayan mumpuni lagian, kalo semuanya ada pengontrol kan baik. Apapun itu kalo kebablasan, ya….” Seperti inilah kira2 pendapat mahasiswa berprestasi. Surga hanya ada bagi manusia yang tidak mempunyai impian, kata Sosiawan Leak. Bagaimana menurut anda?

Advertisements