LPM IAIN; LEMBAGA PELAWAK MAHASISWA
NKK/BKK rasanya mulai diberlakukan kembali di IAIN saya tercinta. Ssst!!! Jangan bilang-bilang. Ini baru kalangan terbatas yang tahu. (more...)
May 23, 2008
DEMO ITU UNTUK MENGINGATKAN
Momentum seabad kebangkitan nasional seharusnya bukan untuk sekedar dirayakan dan atau diperingati, tapi direnungi. nilai-nilai tentang kesejahteraan dan keadilan harus diterapkan, bukan dikaji.bagi yang lupa, mahasiswa dengan upayanya berusaha mengingatkan pelajaran berharga ini. Jika tidak, berarti nilai sejarah kita merah
2008. 100 tahun kebangkitan nasional, 100 tahun sumpah pemuda, 100 tahun lahirnya sastrawan dan budayawan bangsa Sutan Takdir Alisjahbana dengan polemiknya, 10 tahun reformasi yang mengorbankan darah dan air mata, bangkitnya dunia pebulutangkisan putri setelah 10 tahun koma dan entah hari apa lagi sehingga menjadikan 2008 hari istimewa bagi bangsa besar ini.
Tapi nampaknya semua peringatan tarih itu hanya merupakan ritual sia-sia tak bermakna di mata rakyat kecil yang kian tercekik dengan kebijakan yang tak kunjung bijak dan berpihak pada rakyat; amandemen pasal 33, UU Migas, UU ketenagakerjaan, impor beras dan penarikan subsidi beberapa bahan pokok. Mungkin sedikit dari rakyat paham bahwa penderitaan itu dampak dari kesepakatan bapak-bapak bangsa. (more...)
May 9, 2008
Ceracau sunyi senja hari
setelah mengokang mimpi
aku wudlu dipancuran sepi
kugelar sajadah di bawah senja
makmum pada segala semak yang ada tanpa mengapa
kurapal putus asa lewat igauan doa
lalu kutengadahkan tangan dan hatiku
setelah sebelumnya
menyambangi palung paling pilu dari bumi
dan meracau salam pada rakib atid
Gusti, aku butuh api
tak perlu abadi
agar bisa kubakar nasi
untuk membaca hari yang tak selalu rapi
malam ini
May 9, 2008
; sepi.
aku hanya ingin menceritakan hari
dengan jempol yang tak begitu lincah menari dia atas tuts komputer
dengan doa yang kaku terlafalkan
dan secarik mimpi yang terabai
kemudian
kuketuk alamat jenak
dengan sisa kata yang tersia
tok tok tok; sepi.
May 5, 2008
Tawa Itu Ada Tanpa Mengapa
Salah seorang kawan saya sedang berbahagia, sangat bahagia mungkin, mengingat anugrah yang Tuhan berikan empat sekaligus dalam satu waktu; uang, kemasyhuran, jabatan dan perempuan. Lalu minggu lalu ia mengadakan acara makan-makan, sejenis even berbagi kebahagian.
Ketika dipaparkan kebahagiaannya satu persatu, saya mendesah dan gelisah. Meski begitu saya tetap tertawa mengikuti irama pesta. (more…)
April 28, 2008
lima minggu sudah saya lalui jalan sunyi ini
Lima minggu sudah saya lakoni, meminjam istilah pak edi, jalan sunyi
‘wong kok senengane ndewe’ itu komentar teman saya tiap kali saya berlari. Maka gelar ‘cah ilang’, ‘eksklusif’ dst, dst pun disematkan pada saya. Padahal, demi allah! (ini tidak main2, huruf qosam, lho) tida pernah terlintas sedikitpun di benak saya untuk menyendiri, menyingkir dari peredaran ‘no one like to be alone’ kalo avril bilang. Jalan itu dating sendiri pada tanpa saya memanipulasi semesta. Hingga saat ini sudah tercatat dua kali saya harus minta ijin keluar sebelum kelas usai. Lho? Lho banget memang. (more...)
April 23, 2008
Temu Pembaca?
kita sampai di titik nadir
tapi bukan akhir
terbanglah
terbanglah
jika lelah, teman
jika lelah, kawan
ingatlah, bumi masih
bertanah
Puisi tanpa judul (jikapun ada judulnya ini murni karena ketidaktahuan saya) di atas dibawakan dengan mekso apik oleh Lilik Wiyono yang saat itu menjadi moderator, sebagai penutup dalam acara temu pembaca Edukasi, selasa 22 April 2008 kemarin. Acara yang sedianya diadakan sebagai ajang curhat, meluberkan semua uneg2, bahkan misuh pun boleh, untuk pembaca, ternyata malah menjadi ajang kumpul penulis dari masa ke masa. Bagaimana tidak, jika dari tiga lusinan mahasiswa (dan satu pembantu dekan) yang menghadiri acara tersebut, hanya tiga yang berpredikat pembaca, sisanya penulis, alias anggota Edukasi sendiri.
Agak kecewa melihat kenyataan ini. 100 lembar pamphlet kecil seukuran postcard dibagi dan 40 lembar pamphlet ukuran kertas A4 ditempel dan hasilnya demikian, (more…)
April 1, 2008
The Secret is completely islamic. saya pikir apa yang ada di dalamnya persis sama dengan versi 30 juz Al Qur’an -sekalipun saya belum mengerti sepenuhnya, hanya saja saya rasa ia punya spirit yang sama-. saya pikir bakal kaya apa, tapi, ya, not bad untuk sebuah keberuntungan.
sore itu mas Lilik yang cakep (soalnya saya ngga enak sama dia, supernova yang akar raib di tangan Lina dan yang Petir masih dikuasai Risma, takut dong, secara mba’ yang satu ini adalah direkturnya bengkel sastra, belum dikembalikan. padahal sudah hampir dua semester) datang terburu2 nyari2 mas Mufid dengan The Secret di tangan. ternyata yang dicari ngga ada. ngga tahu kenapa itu buku diestafetkan ke saya untuk disampaikan ke mas Mufid. saya baca semalaman disertai sms-an sama My Imaginer, makan tengah malam soalnya udah jam dua-an, dan mempersiapkan kegiatan lain yang emang ritual pagi hari saya. (more...)
March 28, 2008
Musyawarah Wilayah Dan Seminar Jurnalisme Ekonomi Kerakyatan PPMI
Agak Kacau
Kiki, sie konsumsi tidak tidur dua hari dua malam.
Syakur, ketua OC kurang lebih sama dengan kiki, hanya sedikit agak malang dengan intimidasi dari salah satu anak UNNES yang mengirim SMS bahwa tema ekonomi tidak cocok untuk kaum jurnalis. Syakur gentian membalas bahwa tema ditentukan oleh SC, dan ia yakin, narasumber tahu audiens-nya seperti apa, maka bisa dipastikan akan memakai istilah yang ringan dan understandable. Sekalipun Syakur tahu juga, ia tidak mempunyai wewenang ilmiah dalam menjawab karena tema ditentukan oleh jajaran panitia SC yang mana rapatnya juga diadakan di kampusUNNES juga. Ah, semoga mba’ yang ngasih saran ini tahu dan segera mengkroscek.
Hari H, kamis 27 April, semuanya lemes. Saya yang menulis ini juga ikut-ikutan lemes. (more...)